Selasa, 05 Juli 2011

10 Tips Mencegah Penyakit Infeksi


Setiap tahun, jutaan orang di seluruh dunia meninggal karena penyakit infeksi. Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit dan jamur. RS Khusus Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso mencatat beberapa penyakit infeksi yang paling berbahaya di Indonesia antara lain: antrax, demam berdarah, demam chikungunya, diare, filiariasis, flu burung, flu singapura, hepatitis, leptospirosis, malaria, pneumonia, polio, SARS, sapi gila, Steven-Johnson Syndrome (infeksi saluran nafas), dan tuberkulosis.
Berbeda dengan penyakit degeneratif sepertihipertensi, penyakit jantung, diabetes, asam urat dan lainnya, penyakit infeksi sebenarnya lebih mudah dicegah bila kita disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan. Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah Anda terkena penyakit infeksi:
  • Sering mencuci tangan. Mencuci tangan membantu menghilangkan kuman yang Anda dapatkan dari binatang, tempat kotor, atau benda-benda terkontaminasi. Anda terutama sangat disarankan untuk mencuci tangan sebelum, selama dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, dan setelah memegang binatang.
  • Rutin membersihkan dan mensterilkan lantai dan permukaan, terutama di dapur dan kamar mandi. Sabun dan air biasanya cukup untuk membersihkan kedua tempat itu, tetapi akan lebih aman bila juga menggunakan desinfektan.
  • Jauhi penderita penyakit yang mudah menular melalui kontak, misalnya flu, cacar air atau belekan. Bila Anda tidak dapat menghindarinya, berhati-hatilah agar tidak menyentuh wajah Anda dengan tangan sebelum Anda mencucinya.
  • Cegah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah dan nyamuk lainnya dengan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur dan Menggunakan anti nyamuk). Pastikan tidak ada air yang menggenang di rumah Anda, kuras kamar mandi secara teratur, tutup tempat-tempat yang berpotensi mengumpulkan air dan kubur botol, pot, tempayan dan benda-benda penampung air lainnya.
  • Masak dan sajikan makanan dengan aman. Ketahuilah makanan mana yang harus selalu disimpan di kulkas. Jangan biarkan makanan yang mudah basi seperti susu segar, bakso, nuget ayam, dan lainnya di tempat terbuka lebih dari dua jam. Tutuplah makanan dengan rapat agar tidak dihampiri lalat. Cucilah buah-buahan dan sayuran mentah dengan bersih. Masaklah daging, ayam dan telur sampai betul-betul matang. Pastikan Anda membelinya dari sumber yang terpercaya. Daging yang bersumber tidak jelas dapat membawa penyakit antrax dan flu burung yang sangat berbahaya.
  • Dapatkan imunisasi. Pastikan bayi Anda mendapatkan semua imunisasi yang dibutuhkan sesuai jadwal. Bila Anda bepergian ke daerah yang rawan, dapatkan imunisasi yang tepat sebelum Anda berangkat ke sana. Jamaah haji wajib mendapatkan imunisasi meningitis sebelum berangkat.
  • Gunakan antibiotik dengan bijak. Flu, demam berdarah, dan infeksi virus lainnya tidak dapat diobati dengan antibiotik. Bakteri dapat menjadi resisten bila Anda mendapatkan antibiotik pada saat Anda tidak memerlukannya.
  • Jagalah kebersihan dan kesehatan hewan piaraan Anda. Berikan imunisasi yang memadai kepada mereka. Pisahkan dengan tegas barang-barang yang dipakai hewan dengan yang dipakai anggota keluarga Anda. Bersihkan kotoran dan kandang mereka dengan teratur menggunakan sabun dan desinfektan.
  • Hindari kontak dengan binatang liar yang mungkin membawa penyakit berbahaya. Tikus dapat membawa penyakit pes dan leptospirosis. Burung dan ayam liar dapat membawa virus flu burung. Kucing dan anjing liar dapat menularkan rabies.
  • Makanlah makanan yang kaya antioksidan dan multivitamin A, C dan E. Tubuh Anda akan memiliki sistem imun yang lebih baik dengan mengkonsumsinya. Bila sistem imun Anda lemah, konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan pengobatan yang dapat meningkatkannya.

Klamidia, PMS Paling Umum


Klamidia adalah infeksi PMS (penyakit menular seksual) yang sangat umum. Infeksi ini dapat diobati dengan mudah tapi jika tidak ditangani dapat menyebabkan masalah kesehatan dan kesuburan. Klamidia disebabkan oleh bakteri yang berkembang biak di selaput lendir dari alat kelamin. Hal ini dapat menyebabkan peradangan saluran kencing, dubur dan leher rahim. Ketika infeksi terjadi pada anus, Anda biasanya tidak merasakan gejala meskipun mungkin merasa tidak nyaman. Kadang-kadang ada lendir, iritasi, gatal dan nyeri. Infeksi Klamidia di tenggorokan juga mungkin tidak memberikan gejala apapun. Jika mata Anda terinfeksi, bakteri dapat menyebabkan iritasi dan keluarnya cairan dari salah satu atau kedua mata Anda (konjunktivitis).

Gejala pada wanita

Kebanyakan klamidia tidak menimbulkan gejala atau gejalanya hanya samar-samar. Kondisi tanpa gejala in dapat berlangsung lama (bisa bertahun-tahun). Sementara itu, Anda tanpa menyadari dapat menularkan penyakit itu. Gejala yang mungkin mengindikasikan klamidia adalah:
  • Debit cairan lebih dari biasanya
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Perdarahan abnormal di antara dua periode menstruasi atau setelah berhubungan seks
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Nyeri perut.

Kemungkinan konsekuensi bagi perempuan

Klamidia dapat naik ke saluran tuba sehingga menyebabkan penyakit radang panggul, yang dapat menyebar ke rongga perut. Penyakit radang panggul dapat menimbulkan demam dan sakit perut. Dengan pengobatan antibiotik yang cepat dan tepat serta istirahat di tempat tidur, kebanyakan radang panggul dapat benar-benar sembuh. Jika terlambat atau tidak diobati, radang panggul dapat menyebabkan luka di saluran tuba. Hal ini dapat menyumbat tuba falopi dan menyebabkan kemandulan atau kehamilan ektopik.

Gejala pada laki-laki

Pria yang terinfeksi klamidia seringkali mengeluarkan cairan seperti susu dari uretra. Jumlahnya tidak selalu banyak, biasanya setelah bangun pagi. Gejala lain adalah buang air kecil yang menyakitkan. Sekitar 1/4 pria yang terinfeksi tidak memiliki gejala infeksi klamidia. Sementara itu, dia dapat menularkan infeksi ke pasangannya tanpa disadari.

Kemungkinan konsekuensi bagi pria

Infeksi klamidia pada pria juga dapat naik, meskipun kurang umum daripada pada wanita. Bakteri dapat mencapai vas deferens ke prostat dan epididimis. Hal ini dapat mengakibatkan epididimitis yang menyebabkan rasa sakit parah di skrotum, kadang-kadang menjalar ke pangkal paha. Anda merasakan pembengkakan di skrotum. Kadang-kadang, buah zakar (testis) juga ikut membengkak dan nyeri. Peradangan ini bisa disertai dengan demam dan dapat memengaruhi kesuburan.
Klamidia pada pria juga dapat menyebabkan peradangan sendi, yang dikenal sebagai artritis reaktif atau sindrom Reiter. Komplikasi ini jarang terjadi pada wanita.

Penyebab

Klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain selama hubungan seks. Klamidia juga dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya selama kelahiran vagina. Bayi yang tertulari akan mengalami peradangan paru (pneumonia) atau mata (konjunktivitis).

Diagnosis

Selain meminta sampel urin, dokter dapat menggunakan swab (batang dengan kapas bulat kecil seperti pembersih telinga) untuk mengambil sampel jaringan dari vagina (untuk perempuan) atau ujung penis (untuk pria). Bila Anda merasa malu, dokter mungkin dapat memercayakan penggunaan swab oleh Anda sendiri. Sampel urin dan jaringan dari swab tersebut akan dikirim ke laboratorium untuk pengujian.

Pengobatan

Klamidia dapat diobati dengan antibiotik yang harus diminum dalam beberapa hari. Sangat penting untuk mengambil dosis penuh antibiotik, bahkan meskipun gejala klamidia sudah hilang. Menghentikan pemberian antibiotik sebelum waktunya akan membuat bakteri resisten. Selama pengobatan, Anda harus berpantang seks atau menggunakan pelindung (kondom) sampai Anda maupun pasangan Anda menyelesaikan pengobatan.
Jika Anda memiliki klamidia ketika Anda sedang hamil atau menyusui, Anda perlu memberitahu dokter agar Anda diresepkan antibiotik yang aman untuk bayi Anda.

12 Obat Alami untuk Impotensi


Disfungsi ereksi atau impotensi adalah masalah yang mendera banyak pria dan menimbulkan masalah baik untuk penderitanya maupun pasangannya. Itulah mengapa obat-obatan seperti Viagra, Levitra dll yang bisa mengatasi masalah besar ini mendapatkan sambutan pasar yang luas. Sebenarnya, impotensi bukanlah masalah baru. Masalah itu sudah ada sejak ribuan tahun lalu, bahkan mungkin sejak awal keberadaan kaum Adam. Berbagai kebudayaan dan suku bangsa pun secara turun-temurun telah mengembangkan berbagai obat untuk mengatasinya. Banyak herbal alami yang memiliki khasiat mirip dengan zat sintetis yang terkandung pada Viagra dan obat-obatan baru lainnya, dengan efek samping lebih sedikit. Berikut adalah 12 di antaranya:Erectile Dysfunction

1. Ginseng

Selama berabad-abad, para sinshe Cina telah menggunakan Panax ginseng, juga dikenal sebagaiginseng Asia atau Korea, sebagai obat untuk impotensi. Linda B. White, MD, dan Steven Foster, penulis The Drugstore Herbal, melaporkan bahwa para ilmuwan Amerika yang skeptis terhadap efektivitas ramuan ini mengakui bahwa beberapa studi pada hewan telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. White dan Foster menunjukkan bahwa ginseng bukan solusi cepat untuk disfungsi ereksi, namun dapat memberikan hasil yang positif jika diambil secara konsisten selama beberapa bulan. Menurut Mayo Clinic, beberapa studi penggunaan ginseng Asia dan Amerika menunjukkan manfaatnya untuk disfungsi ereksi. Ramuan ini juga dianggap aman, karena jarang memberikan reaksi negatif. Namun, penggunaan antidepresan bersamaan dengan ginseng dapat menimbukan interaksi obat yang menyebabkan mania.

2. Yohimbe

Yohimbe berasal dari kulit pohon cemara Afrika. Di suku-suku Afrika, herbal ini secara tradisional digunakan sebagai afrodisiak dan obat tradisional untuk masalah seksual. Mereka biasa memberikannya dalam upacara perkawinan dan festival kesuburan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa herbal ini dapat memperbaiki impotensi dengan meningkatkan aliran darah ke penis sehingga membantu ereksi. Kini di seluruh dunia herbal berbasis Yohimbe banyak digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi, yang diberikan melalui resep dokter dan sebagai obat bebas. Sebagai suplemen bebas, ekstrak kulit pohon ini dimasukkan ke dalam kapsul dan tablet. Namun, beberapa produk mungkin mengandung ekstrak yohimbe terlalu sedikit, sehingga obat resep dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Dokter biasanya meresepkan bentuk murni zat aktif ekstrak Yohimbe yang disebut yohimbine, yang telah disetujui Lembaga Pengawasan Obat AS (FDA). Yohimbe  dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi dan peningkatan denyut jantung. Anda yang memiliki hipertensi harus berkonsultasi dengan dokter bila mengambil herbal ini.

3. Epimedium (Horny Goat Weed)

Herbal rahasia ini telah digunakan di Cina selama ribuan tahun untuk meningkatkan gairah seksual dan memperbaiki impotensi. Ini adalah Viagra versi Cina dan dapat ditemukan dalam bentuk kapsul di toko-toko herbal. (Lihat artikel: Epimedium: Tumbuhan yang Membuat Kambing Menjadi “Horny”)

4. Kara Benguk (Mucuna pruriens)

Di Indonesia, biji tanaman ini memiliki nama daerah seperti  kara benguk, kara babi, kara rawe atau kacang koas. Ini adalah Viagra versi India yang banyak dipakai dalam pengobatan ayurveda. Sebuah studi yang dilakukan oleh College of Pharmaceutical Sciences di Manipal, India, menyimpulkan bahwa ekstrak tanaman ini dapat meningkatkan potensi seksual sampai sepuluh kali lipat, dengan merangsang produksi testosteron. Mucuna pruriens dapat meningkatkan libido dan menunda ejakulasi dini setelah tiga sampai empat minggu penggunaan.

5. Gingko Biloba

Gingko adalah salah satu herbal utama dalam pengobatan tradisional Cina. Ekstrak ginko diperoleh dari daun pohon gingko yang diramu menjadi teh dan kapsul. Herbal ini banyak digunakan untuk memperbaiki aliran darah, mengobati asma, bronkitis, denging di telinga (tinnitus), meningkatkan memori dan daya konsentrasi, dan meningkatkan kinerja seksual. Menurut James A. Duke, seorang ahli botani dan penulis The Green Pharmacy Herbal Handbook, gingko bermanfaat meningkatkan aliran darah sehingga berguna dalam pengobatan disfungsi ereksi, terutama dalam kasus yang berkaitan dengan penyumbatan aterosklerosis di arteri penis. Duke mengutip sebuah studi sembilan bulan di mana laki-laki dengan disfungsi ereksi diberi dosis harian 60 -240 mg ekstrak gingko. Sekitar 78% laki-laki dalam studi itu dilaporkan mengalami peningkatan signifikan tanpa menderita efek samping. Duke memperingatkan dosis harian di atas 240 mg, karena asupan yang berlebihan telah dilaporkan menyebabkan diare, gelisah, dan mudah iritasi. Sebuah studi University of California menemukan bahwaginkgo biloba mengatasi masalah seksual pada 84 persen pria yang memakai obat untuk depresi seperti Prozac dan antidepresan lainnya. Alasannya? Ginkgo membantu meningkatkan aliran darah seluruh bagian tubuh. Menurut Mayo Clinicginkgo mungkin membantu disfungsi ereksi dengan meningkatkan aliran darah ke penis, sama dengan cara Viagra bekerja. Namun, efek pengenceran darah dari gingko mungkin berbahaya bagi Anda yang sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Bila Anda mengambil obat lain bersamaan dengan gingko, konsultasikan dengan dokter Anda.

6. L-arginine

L-arginine adalah alternatif alami lain untuk pengobatan disfungsi ereksi. Dalam studi 1999 terhadap 50 pria di Tel Aviv University, J. Chen dan rekan menemukan bahwa 31 persen pria menunjukkan perbaikan impotensi mereka dalam enam minggu mengkonsumsi suplemen herbal ini. Pria yang mungkin mendapat manfaat darinya adalah yang memiliki gangguan peredaran darah yang berkontribusi terhadap masalah seksual. Menurut Mayo ClinicL-arginine diperkirakan bekerja sangat mirip dengan Viagra, dengan meningkatkan efek oksida nitrat dalam tubuh, merelaksasi otot-otot yang mengelilingi pembuluh darah yang memasok darah ke penis. Anda dapat menemukan suplemen L-arginine bebas di apotik atau toko makanan kesehatan. Kemungkinan efek samping L-arginine adalah mual, kram diare, perut dan tekanan darah rendah. Seperti Viagra, Anda harus menghindari L-arginine jika Anda mengambil obat jantung nitrogliserin karena kombinasinya dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang berbahaya. Untuk alasan yang sama, Anda tidak disarankan mengambil L-arginine bersama Viagra.

7.Tongkat Ali/Pasak Bumi (Eurycoma Longifolia)

Tumbuhan Asia Tenggara ini dijuluki  “Viagra Asia”  karena telah lama digunakan masyarakat di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan sekitarnya untuk meningkatkan potensi pria. Tongkat ali bekerja dengan meningkatkan kadar hormon testosteron sehingga menjaga tingkat energi, mood, kesuburan, dan hasrat seksual pria. Di bidang olahraga, tongkat ali juga dimanfaatkan sebagai suplemen untuk peningkatan massa tubuh pada atlet-atlet binaraga. Dalam studi terkontrol yang diterbitkan dalamBritish Journal of Sports Medicinetongkat ali ditunjukkan dapat secara signifikan meningkatkan lingkar lengan dan massa otot lebih besar pada atlet- atlet yang menggunakannya dibandingkan kelompok yang tidak menggunakan.

8. Catuaba dan Muira Puama

Bubuk kulit kedua pohon ini, yang ditemukan di hutan hujan Amazon, biasanya digunakan secara bersamaan. Keduanya telah digunakan selama berabad-abad oleh penduduk asli Brazil untuk meningkatkan libido dan stamina seksual.

9. Damiana

Digunakan sebagai afrodisiak oleh suku Aztec dan Maya kuno di Meksiko, damiana berasal dari semak tumbuhan rendah dari keluarga mint yang ditemukan secara alami di iklim tropis dan subtropis. Ahli terapi seks Prancis Marc Bonnard, penulis The Viagra Alternatives, mengatakan bahwa herbal ini juga telah digunakan oleh masyarakat Barat untuk meningkatkan fungsi seksual baik laki-laki maupun perempuan. Bonnard menunjukkan bahwa pengaruh herbal ini pada organ seksual pria mungkin berasal dari alkaloid tanaman yang bertindak seperti testosteron.

10. Tribulus Terrestris

Tribulus Terrestris adalah tanaman berbunga yang tumbuh di seluruh India, Pakistan dan Sri Lanka.Dalam ayuvveda, tanaman ini banyak digunakan sebagai tonik. Di Turki, masyarakat  menggunakannya untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan kolesterol. Dalam penelitian hewan, herbal ini terbukti membantu meningkatkan dorongan seks. Bahan kimia aktif dalam Tribulus terrestris adalah protodioscin, yang meningkatkan kadar testosteron sehingga mendorong kesuburan dan libido.Tribulus terrestrisjuga bekerja dengan merelaksasi otot polos dan meningkatkan aliran darah ke penis.

11. Maca Root

Dikenal sebagai Viagra dari Peru, akar Maca telah terbukti meningkatkan hasrat seksual dan mengurangi disfungsi ereksi. Ramuan ini dikenal sangat cepat bereaksi dan biasanya digunakan sebagai ekstrak dalam makanan dan minuman.

12. Ashwagandha

Tanaman ini dapat membantu memulihkan kesehatan seksual, dan telah disebutkan dalam kitab Kama Sutra sebagai herbal yang meningkatkan kenikmatan seksual.