Pernahkah anda mendengar istilah ini (Lubang Hitam) Jika belum, Lubang Hitam itu apa ya ? Apakah lubang hitam merupakan sebuah lubang yang berwarna hitam pada alam semesta kita atau sejenis bintang yang tak bercahaya ? Jika itu adalah sejenis bintang, mengapa dinamakan Lubang Hitam, bukan Bintang Hitam atau Lubang Putih ? Bingung ya….
Istilah “lubang hitam” atau yang biasa disebut “black hole” oleh om dan tante bule dari seberang, pertama kali digunakan tahun 1969 oleh fisikawan Amerika John Wheeler. Awalnya, kita beranggapan bahwa kita dapat melihat semua bintang. Akan tetapi, belakangan diketahui bahwa ada bintang-bintang di ruang angkasa yang cahayanya tidak dapat kita lihat. Kok bisa ya ? Cahaya tidak dapat dilihat ? hmm, semakin membingungkan… katanya, Cahaya tidak dapat meloloskan diri dari sebuah lubang hitam disebabkan lubang ini merupakan massa berkerapatan tinggi di dalam sebuah ruang yang kecil. Gravitasi raksasanya bahkan mampu menangkap partikel-partikel tercepat, seperti foton [partikel cahaya]. Karena cahaya tidak dapat melarikan diri dari bintang tersebut, maka bintang yang dinamakan Lubang Hitam tidak dapat kita lihat (ingat ya pelajaran optika, kita dapat melihat benda lain atau sesuatu yang ada di sekitar kita karena benda tersebut memancarkan, memantulkan atau membiaskan cahaya ke mata kita. Nah, Lubang Hitam tidak memancarkan cahaya, cahaya terperangkap di dalamnya, sehingga tidak dapat dilihat oleh mata kita).